
Sih bocah tua sedang menengada, menghasut,
merendah dengan topengnya,
Mengukir bijak dengan kata indah
Memamerkan janji manis yang terbungkus rapi
Mengauk-ngauk bagaikan sang jagoan
Berteriak bahwa dialah yang paling benar
Sih bocah tua itu berhasil
Memperdaya sang pendengar yang buta hati tertutup kain putih
yang menghitam
Telinga yang dulu besar kini menjadi sempit
tertutup rapat oleh aslinya
Mulut yang dulu kecil kini menjadi besar
Apa yang diharapkan kini telah sirna entah kemana
Harapan menjadi dusta
kehidupan yang kami alami
hanya menelan janji-janji manis oleh bocah tua bertopeng.
Surabaya, 26 Mei 2017


